Kamis, 31 Maret 2016

tugas bahasa indonesia 2

dosen : ibu lenie okviana

Ragam Tanda Baca , Fungsi Dan Contohnya
1. Tanda titik (.)

Fungsi dan pemakaian tanda titik:

·                     Untuk mengakhiri sebuah kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan,
·                     Diletakan pada akhir sinkatan gelar, jabatan, pangkat dan sapaan,
·                     Pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum,

Contoh :
·                     Menggunakan tanda baca dengan benar agar tidak terjadi kesalah pahaman.
·                     Dr. Adit senang mengobati orang sakit.
·                     Kutipan menarik itu diambil dari hlm 5 dan 8. 

2. Tanda Koma (,)

Fungsi dan pemakaian tanda koma antara lain:

·                     Memisahkan unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilang,
·                     Memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimat,
·                     Memisahkan petikan langsung dari bagian lain dakam kalimat, dll.

Contoh :
·                     Studio tersebut tersedia berupa gitar, drum dan bass.
·                     Apabila keliru memilih bidang spesialisasi, usaha tidak dapat melaju. 
·                     “Jangan buang sampah sembarangan,” kata Rudi.

3. Tanda Seru (!)
Fungsi dan pemakaian tanda seru :

·                     Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan berupa seruan atau perintah atau yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau rasa emosi yang kuat.

Contoh :
·                     Jangan letakan benda itu di depan saya !

4. Tanda Titik Koma (;)

Fungsi dan pemakaian titik koma adalah:

·                     Memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis atau setara
·                     Memisahkan kalimat yang setara didalam satu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.

  Contoh :
·                     Hari makin sore; kami belum selesai juga. 
·                     Desi sibuk bernyanyi; ibu sibuk bekerja di dapur; adik bermain bola.

5. Tanda Titik Dua (:)

Tanda Titik Dua digunakan dalam hal-hal sebagai berikut

·                     Pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.
·                     Pada kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian
·                     Dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan

Contoh :
·                     Fakultas Ekonomi UPN Jogja memiliki tiga jurusan: Akuntansi, Managemen, dan Ilmu Ekonomi. 
·                     Project By: Alland Project
Penulis: Indra Lesmana
Editor: Wicak 
·                     “Jangan datang terlambat.”    
 Budi: “Siap, Pak.” 

6. Tanda Hubung (-)

Tanda hubung dipakai dalam hal-hal seperti berikut:

·                     Menyambung unsur-unsur kata ulang
·                     Merangkai unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing—-

Contoh :
·                     Anak-anak kelaparan di negara Afrika adalah akibat globalisasi. 
·                     di- packing 

7. Tanda Elipsis (…)

Tanda elipsis dipergunakan untuk menyatakan hal-hal seperti berikut

·                     Mengambarkan kalimat yang terputus-putus
·                     Menunjukan bahwa satu petikan ada bagian yang dihilangkan

Contoh :
·                     “PLAK ….. ALHAMDULLLIILAHH ……” kuda itu berjalan dengan cepat, sampai-sampai orang itu tidak bisa mengendalikanya, di depan terlihatlah jurang yang sangat dalam. 

8. Tanda Tanya (?)

·                     Tanda tanya selalunya dipakai pada setiap akhir kalimat tanya.
·                     Tanda tanya yang dipakai dan diletakan didalam tanda kurung menyatakan bahwa kalimat yang dimaksud disangsikan atau kurang dapat dibuktikan kebenarannya.

Contoh :
·                     Siapa Presiden Indonesia saat ini? 

9. Tanda Kurung ( )

Tanda kurung dipakai dalam ha-hal berikut

·                     Mengapit tambahan keterangan atau penjelasan
·                     Mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian pokok pembicaraan
·                     Mengapit angka atau huruf yang memerinci satu seri keterangan

Contoh :
·                     Jumlah barang yang diminta pada berbagai tingkat harga disebut demand (permintaan). 

10. Tanda Kurung Siku ( [..] )

Tanda kurung siku digunakan untuk:

·                     Mengapit huruf, kata atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada akhir kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain
·                     Mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung

Contoh :
·                     Persamaan akuntansi ini (perbedaannya ada di Bab 1 [lihat halaman 38-40]) perlu dipelajari disini. 

11. Tanda Petik (“…”)

Fungsi tanda petik adalah:

·                     Mengapit petikan lagsung yang berasal dari pembicaraan, naskah atau bahan tertulis lain
·                     Mengapit judul syair, karangan, bab buku apabila dipakai dalam kalimat
·                     Mengapit istilah kalimat yang kurang dikenal

Contoh :
·                     Pasal 36 UUD 1945 berbunyi, “Bahasa negara adalah Bahasa Indonesia.” 

12. Tanda Petik Tunggal (‘..’)

Tanda Petik tunggal mempunyai fungsi :

·                     Mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain
·                     Mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing
Contoh :
·                     “Dia bilang padaku ‘jangan kau ganggu dia’, seketika itu aku ingin mengingatkannya kembali.” Ujar Andi.  

13. Tanda Garis Miring (/)
·                     Tanda garis miring dipakai dalam penomoran kode surat
·                     Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata dan, atau, per atau nomor alamat

Contoh :
·                     Modem itu memiliki kecepatan sampai 7,2 Mb / s. 

14. Tanda Penyingkat (Apostrof) (‘)

·                     Tanda Apostrof menunjukan penghilangan bagian kata.

Contoh :
·                     Budi bertugas sebagai pembaca pembukaan UUD ‘45. 
15. Tanda Pisah (—)

1. Tanda pisah membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberikan penjelasan khusus di luar bangun kalimat.
contoh: Wikipedia Indonesia—saya harapkan—akan menjadi Wikipedia terbesar
-Dalam pengetikan karangan ilmiah, tanda pisah dinyatakan dengan 2 tanda hubung tanpa jarak.
contoh: Medan—Ibu kota Sumut—terletak di Sumatera


16. Tanda Ulang (…2)

Ditulis dengan menambahkan angka 2 (atau 2) di akhir kata yang seharusnya diulang, menandakan kata tersebut diulang dua kali. Tanda penyingkatan ini tidak resmi. Kata yang berulang harus ditulis penuh. Contoh:
• Buku-buku (bukan “buku2″)
• Saudara-saudara (bukan “saudara2″)
Diposkan oleh setiatama abdul malik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar